Teknik-Teknik Dalam Olahraga Tinju

TipsKeren.com. Bagi para pecinta olahraga tinju, Anda tentu pernah mendengar istilah jab, hook dan uppercut. istilah tersebut merupakan teknik teknik dalam bertinju, tinju merupakan olahraga yang mengenal beberapa jenis pukulan untuk menjatuhkan dan mengungguli lawan saat bertanding. Agar lebih jelas, berikut kami infokan teknik teknik dalam bertinju :

Teknik-Teknik Dalam Olahraga Tinju

Teknik-Teknik Dalam Olahraga Tinju

Teknik-Teknik Dalam Olahraga Tinju

Teknik Pukulan dalam Olahraga Tinju

Teknik-Teknik Dalam Olahraga Tinju

Ada banyak jenis pukulan yang terdapat dalam olahraga tinju. Masing-masing pukulan mempunyai teknik dan efek berbeda dalam hal menjatuhkan atau menggungguli lawan. Berikut akan dijelaskan tentang pukulan-pukulan yang terdapat dalam olahraga tinju.

Teknik-Teknik Dalam Olahraga Tinju

Hook

Hooh dapat diartikan sebagai kait. Pukulan hooj dikenal sebagai pukulan yang mematikan dalam pertandingan tinju. Karena itu, apabila petinju melancarkan pukulan hook sering berakibat KO bagi lawannya. Petinju yang terkenal dengan pukulan hook mematikan, di antaranya adalah Elyass Pical dan Mike Tyson.

Jab

Jab merupakan pukulan pembuka dalam pertandingan tinju yang berupa pukulan lurus ke depan yang dapat diarahkan ke bagian muka atau badan lawan. Bagi penggemar tinju, pukulan ini seringkali dinantikan, apalagi jika jab ini dilakukan dengan tangan kiri. Biasanya, petinju yang melancarkan pukulan jab dengan tangan kiri termasuk bergaya ortodoks. Dikatakan demikian karena posisi tangan dan kaki kiri petinju ada di bagian depan, sedangkan posisi tangan dan kaki kanan berada di bagian dalam.

Sebenarnya petinju bergaya ortodoks mempunyai kekuatan pukulan pada tangan kanan. Meskipun demikian, gaya ortodok juga dapat dilakukan petinju kidal yang biasanya ditujukan untuk mengelabui lawan. Sebagai contoh, petinju yang memiliki gaya ortodoks, di antaranya Chris Jhon dan Oscar De la Hoya.

Uppercut

Sesuai namanya, pukulam uppercut dilakukan petinju dari bawah dengan posisi tangan membentuk hurup V. Pukulan uppercut ini termasuk pukulan pendek sekaligus pukulan andalan bagi petinju untuk mengalahkan lawan dengan KO. Sasaran utama pukulan ini adalah bagian dagu, perut, dan ulu hati lawan. Pukulan uppercut ini bisa dilakukan dengan tangan kiri maupun tangan kanan.

Straight

Straight merupakan pukulan yang biasanya dilancarkan setelah petinju melancarkan pukulan jab. Ketika melancarkan pukulan straight, petinju bisa menyesuaikan dengan strategi dan kondisi di atas ring. Bagi yang bergaya ortodoks, pukulan straight yang dilancarkan akan lebih kuat jika dilakukan dengan tangan kanan, sedangkan yang kidal akan lebih kuat dengan tangan kiri.

Swing

Pukulan swing merupakan pukulan yang dilontarkan dengan cara mengayunkan tangan dari jarak jauh. Pukulan ini pertama kali dipopulerkan oleh Muhammad Ali. Biasanya, pada saat melancarkan pukulan swing, Mohammad ali selalu mengkombinasikan pukulannya dengan gerakan kaki yang lincah. Sampai saat ini, belum ada lagi petinju yang dapat melakukan pukulan swing sebaik yang dilakukan oleh Ali.

Croos

Dalam pertandingan tinju, pukulan cross jarang sekali dijadikan sebagai pukulan andalan petinju, sebagaimana pukulan hook, jab, dan uppercut. Pukulan cross merupakan pukulan hasil kombinasi dari pukulan straight dan uppercut. Sasaran utama pukulan ini yaitu bagian rahang atau perut lawan. Pukulan ini hanya dikenal dalam pertandingan tinju professional dan tidak dikenal dalam pertandingan tinju amatir.

Clinch

Clinch sebenarnya tidak termasuk ke dalam jenis pukulan dalam olahraga tinju. Clinch adalah teknik atau strategi petinju dengan bergerak mendekati atau memeluk lawan dengan tujuan mengurangi jarak pukulan lawannya. Meskipun clinch tidak dilarang, namun ketika terjadi clinch wasit harus segera memisahkkan kedua petinju.

Low Bow

Pukulan ini merupakan pukulan yang dilarang dalam olahraga tinju karena sasarannya adalah bagian perut atau kemaluan lawan yang akibatnya sangat fatal. Oleh karena itu, petinju yang secara sengaja atau tidak sengaje melancarkan pukulan ini akan memperoleh sanksi dari wasit berupa teguran atau peringatan keras, bahkan ada juga yang sampai didiskualifikasi.

Nah, itulah jenis-jenis pukulan yang terdapat dalam olahraga tinju. Petinju yang terampil menggunakan aneka pukulan tersebut biasanya akan menjadi pemenang dalam pertandingan tinju. yang kemudian jadi pertanyaan, bagaimana cara menghindar atau mengelak dari pukulan yang dilancarkan oleh lawan? Jawabannya akan penulis bahas dalam uraian berikut.

Teknik Mengelak dari Pukulan

Pertandingan tinju tidak lepas dari serangan atau jual beli pukulan di antara kedua petinju yang bertanding. Namun, bukan berarti petinju tidak dapat menahan atau mengelak dari pukulan tersebut. Ada beberapa cara atau teknik untuk menahan dan mengelak dari pukulan lawan untuk mempertahankan posisinya. Berikut ini akan penulis paparkan mengenai beberapa teknik menahan dan mengelak dari pukulan lawan.

Mengelak dengan Menggerakan Kepala

Petinju dapat mengelak dengan cara menggerakan kepala ke kiri dan ke kanan apabila lawannya melancarkan pukulan telak. Setelah gerakan mengelak dengan kepala ini biasanya sang petinju dapat langsung melancarkan serangan pukulan balasan.

Menahan dengan Siku Lengan

Siku lengan dapat digunakan petinju untuk menahan pukulan yang dilancarkan lawan. Petinju dapat menggunakan siku lengan kiri maupun lengan kanan sesuai dengan arah pukulan yang dilancarkan lawannya. Untuk memberi kekuatan pada siku lengan, biasanya petinju mengimbanginya dengan kekuatan bahu. Apabila petinju menahan pukulan dengan siku lengan kiri, maka bahu kiri diturunkan ke bawah dan siku lengan kiri ditekan dengan kuat ke badan.

Menahan dengan Sarung Tinju

Salah satu bentuk pertahanan untuk menghindari pukulan dari lawan adalah dengan menahan pukulan tersebut dengan sarung tinju yang membuka dan tidak mengepal. Sarung tinju tersebut diangkat tinggi dan dagu ditekan kuat ke dada. Apabila pukulan lawan akan mengenai sasaran, maka petinju segera menggerakan sarung tinju tersebut ke depan disertai dengan mengencangkan otot tangan.

Mengelak dengan Membungkuk

Cara mengelak dengan membungkuk dilakukan dengan membungkukkan badan di bawah lengan lawan yang digunakan untuk melancarkan pukulan. Mengelak dengan cara membungkuk dikatakan sebagai cara terbaik karena dapat mengakibatkan lawan kehilangan keseimbangan. Membungkuk dapat dilakukan ke kiri dan ke kanan sesuai dengan arah serangan lawan.

Menahan dengan Lengan

Lengan merupakan bagian tubuh yang dekat dengan tangan. Petinju dapat menggunakan salah satu lengannya untuk menahan serangan pukulan yang dilancarkan lawannya. Apabila serangan pukulan lawan mengarah ke kiri dan menyudut, maka petinju harus menaikan lengan kanannya sehingga siku berada satu garis dengan bahu. Pada saat posisi ini, petinju menyertainya dengan gerakan kepala yang menunduk dengan cepat ke bawah dan dagu pada dada.

Mengelak dengan Menutup Rapat (Dobel Cover)

Dalam mempertahankan diri dari serangan pukulan lawan, petinju dapat melakukan gerakan dobel cover atau menutup rapat bagian kepala dan badannya dengan kedua tangan maupun lengan. Hal ini berguna untuk melindungi dari dari pukulan lawan yang bertubi-tubi. Biasanya gerakan ini dilakukan petinju ketika posisinya dalam keadaan terancam atau berbahaya.

Mike Tyson - Teknik-Teknik Dalam Olahraga Tinju

Baik kalian sudah tau tekniknya kan. ayo berlatih

author